Sabtu, 19 Juni 2010

Asuransi Kesehatan Bagi Para Penumpang Kapal Pelni Sinergi Pelni dan Jasindo

Jakarta (18/06) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menjalin kerjasama pelayanan asuransi dengan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Kerjasama pelayanan asuransi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang akan diselenggarakan pada Jumat, 18 Juni 2010 di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta.

Asuransi dari produk Jasindo ini merupakan produk asuransi baru yang berupa Jasindo Health Care. Dalam penandatanganan nota kesepahaman nanti, akan dilangsungkan pula peluncuran produk tersebut kepada khalayak. Nota kesepahaman ini ditandangani oleh Direktur Utama PT Pelni, Jussabella Sahea dan Direktur Utama Jasindo, Eko Budiwiyono.

Jalinan kerjasama tersebut merupakan bagian dari sinergi BUMN yang dilakukan kedua belah pihak. Jasa pelayanan publik yang dilakukan PT Pelni selama ini melayani ribuan penumpang dari seluruh nusantara. Nota kesepahaman ini bertujuan untuk memberikan jaminan kepada para penumpang atau pengguna jasa Kapal Pelni tersebut. Kesepahaman ini juga sebagai bukti nyata peningkatan pelayanan PT Pelni kepada publik.

Kerjasama antara dua lembaga pelayanan publik ini mengacu pada Instruksi Menteri Negara BUMN Nomor KEP-109/MBU/2002 tentang Sinergi Badan Usaha Milik Negara. Tentunya, kerjasama ini tak hanya memberikan asuransi kepada penumpang, tetapi juga untuk angkutan hewan dan barang. Selama ini, PT Pelni melayani rute-rute non komersial baik untuk penumpang maupun barang.

Peningkatan pelayanan tersebut juga merupakan bentuk keunggulan yang dihadirkan PT Pelni kepada seluruh pengguna jasanya. Saat ini, PT Pelni telah melayari 92 pelabuhan di seluruh tanah air. Dengan jadwal pelayaran yang tetap dan teratur, Kapal-kapal Pelni memiliki pelanggan tetap yang harus dijamin keselamatannya.

Tujuan dari kerjasama ini adalah untuk mengoptimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki masing-masing perseroan sehingga menghasilkan barang atau jasa yang bermutu tinggi. Kesepakatan ini berlaku satu tahun sejak penandatangan nota kesepahaman. Diharapkan, dengan sinergi ini, tercipta hubungan dinamis antara kedua pihak, dan masyarakat bisa menikmati pelayanan tersebut.



sumber : pelni.co.id

Kamis, 20 Mei 2010

Jenis Armada & Ukuran Tonase Kubikasi

Jenis Armada & Ukuran Tonase Kubikasi

Truk Box Dobel ( 6 roda) :
Ukuran bag. dalam box : 420 cm x 200 cm x 190 cm: 15 kubik
Berat Muatan maksimal : 4.000 kg ( 4 Ton )

Truk Bak Dobel ( 6roda) :
Berat Muatan maksimal : 4.000 kg ( 4 Ton )

Truk Fuso Engkel Bak :
Ukuran Bak : 585 cm x 240 cm x max. 230 cm: 32 kubik
Berat Muatan maksimal : 7.000 kg ( 7 Ton )

Truk Box Tronton :
Ukuran bag. dalam box : 685 cm x 240 cm x 210 cm: 34 kubik
Berat Muatan maksimal : 12.000 kg ( 12 Ton )

Truk Wing Box Tronton :
Ukuran bag. dalam box : 885 cm x 240 cm x 210 cm: 45 kubik
Berat Muatan maksimal : 18.000 kg ( 18 Ton )

Rabu, 19 Mei 2010

Menghitung Berat Besi

Rumus Menghitung Berat Besi

Rumus jadi :
Berat per m' (kg/m') = 0,006165 x D^2 (kuadrat)
Berat per batang (kg) = 0,006165 x D^2 (kuadrat) x 12 m'

Asal rumus :
Dengan menggunakan pendekatan rumus volume tabung.
Volume tabung = 0,25 x 3,14 x D^2 x P x BJ

Keterangan :
D = diameter besi beton
P = panjang besi beton
BJ = berat jenis besi beton (7.850,- kg/m3)

Rumus ini diperpendek, sehingga menjadi :
Volume = 0.25 x 3.14 x 7850
= 6.162,25 kg/m3
= 0,006162 kg/mm3

Contoh :
Menghitung berat besi dia. 10 mm per m' :
Berat per m' = 0,006165 x 10 x 10 = 0,62 kg/m'
Berat per batang = 0,62 x 12 = 7,40 kg

Perhitungan Kubikasi dan Tonase

Perhitungan Kubikasi dan Tonase

Berat Aktual vs Berat Volumetrik

Perhitungan berat mempunyai formula yang berbeda untuk setiap jenis servis pengiriman barang (cargo). Disini kita hanya membatasi untuk pengiriman barang via darat dan udara saja. Perhitungan berat barang via kapal laut (container) akan dibicarakan kemudian.

Apabila seseorang akan mengirim barang (cargo) dengan servis via darat, maka hal yang paling pokok untuk dicatat adalah jumlah barang (biasanya dihitung dengan pcs atau colly) dan berat barang.

Ada dua jenis penghitungan berat barang, yakni berat aktual dan berat volumetrik. Adapun penjelasan dari kedua sistim perhitungannya adalah sebagai berikut :

1. Berat Aktual (Berat Sebenarnya)

Berat aktual adalah berat yang didapat dari hasil perhitungan dengan menggunakan neraca ukur atau lazim disebut timbangan. Barang di timbang, maka langsung didapatkan berapa berat sesungguhnya barang tersebut. Satuan berat biasanya digunakan sistem Amerika yaitu KG (Kilogram).

Setelah barang di timbang biasanya tidak menunjukkan bilangan sempurna, misalkan 2 Kg, 15 Kg, atau 75 Kg. Akan tetapi hampir selalu didapat jumlah berlebih, misalnya 2,3 Kg, 5,7 Kg, atau 101,9 Kg. Apabila hal ini terjadi, lazimnya pihak ekspedisi membulatkan berat barang ke atas. Misalkan 2,8 kg dibulatkan menjadi 3 kg, dan seterusnya.

2. Berat Volumetrik (Berat volume)

Berat volumetrik adalah berat yang didapat dari hasil perhitungan dengan menggunakan ukuran volume barang. Perhitungan ini didasarkan pada kondisi dimana berat aktual barang kecil (ringan) akan tetapi memakan tempat (volume besar).

Formulasi yang dipakai untuk kiriman via darat adalah Panjang (cm) X Lebar (cm) X Tinggi (cm) : 4000. Formulasi ini sudah dipakai dan diterima secara luas dan di akui oleh ASPERINDO.

Sebagai contoh, barang dengan panjang 100 cm, lebar 100 cm dan tinggi 100 cm, maka memiliki berat volumetrik : 100 X 100 X 100 / 4000 = 250 Kg.

Sedangkan formula yang dipakai untuk kiriman via udara adalah Panjang (cm) X Lebar (cm) X Tinggi (cm) : 6.000. Formulasi ini sudah dipakai dan diterima secara luas dan di akui oleh ASPERINDO.

Sebagai contoh, barang dengan panjang 100 cm, lebar 100 cm dan tinggi 100 cm, maka memiliki berat volumetrik : 100 X 100 X 100 / 6.000 = 166.66 Kg atau 167 kg.

Dari kedua sistim perhitungan tersebut, manakah yang di pakai ? Kapan menggunakan berat aktual dan kapan menggunakan berat volumetrik ?

Kedua sistem perhitungan berat tersebut sama sama dipakai. Apabila barang kecil namun berat, maka di gunakan berat aktual (misalkan spare part, mesin dll). Sebaliknya apabila barang ringan namun memakan tempat, maka digunakan berat volumetrik (misalkan rak buku, almari, kursi dll.

Menghitung Kubikasi Kayu Bulat

Menghitung kubikasi kayu bulat:
< dalam m3 >
luas lingkaran x panjang kayu
= 22/7 x r x r ( jari jari ) kayu, x p ( panjang ) kayu atau,
= 0.25 x 22/7 x d x d ( diameter ) kayu x p ( panjang kayu
< 22/7 = 3.14 = phi / konstanta lingkaran >
contoh :
diameter kayu 80 cm
panjang 4 meter
= ( 0.25 x 3.14 x 80 cm x 80 cm x 4 m) : 10000
10000 = konversi cm ke m

kayu olahan
panjang : 4 meter
lebar : 20 cm
tebal : 5 cm

= ( 5 cm x 20 cm x 4 m ) : 10000
10000 = konversi cm ke m

untuk lebih teliti,
beberapa perusahaan kayu menghitung diameter kayu 3 bagian :
pangkal ujung dan tengah batang

perhitungan sama dengan diatas dibagi 3

Selasa, 18 Mei 2010

Ekspedisi CV. Putra Mandiri

Korespondensi Perusahaan CV. Putra Mandiri
Nama: Tn. Sukatno
E-mail: putra_mandiri2012@yahoo.com
Nomer Telpon: 0271-2006579 / 7997222
Nomer HP: 081393099789 / 085888883478
Alamat:
Office : Jl. Sepete Rt.003 Rw. 005 Kel: Toh Kuning Kec: Kr. Pandan Kab: Kr. Anyar Solo – Jawa Tengah
Keagenan : Solo - Semarang

Sifat Dasar Usaha: Jasa dari kategori Transportasi
Emkl.CV. PUTRA MANDIRI

PERUSAHAAN JASA PENGIRIMAN BARANG DAN KENDARAAN DOOR TO DOOR DENGAN TUJUAN HAMPIR SELURUH KOTA INDONESIA VIA KAPAL.
Tujuan : Pontianak, Ketapang, Kumai, Sampit, Banjarmasin, Balikpapan.

DENGAN SPESIALISASI & SDM PENGALAMAN DIDUKUNG SARANA ANGKUTAN KAMI MENGERJAKAN PENGIRIMAN SECARA PROFESIONALISME KOMPETITIF DAN TERPERCAYA
BARANG DAPAT DI AMBIL DI ALAMAT PENGIRIM

MELAYANI PENGIRIMAN :
1. MOTOR & MOBIL
3. PAKET PINDAHAN
4. PAKETAN BARANG
5. PROJECT CARGO
6. PAKET : DOS, PACKING KAYU , PALET

PROSEDUR PENGIRIMAN :
* Persetujuan Harga
* Pengisian Surat Pengiriman / Surat Jalan
* Formulir Penutupan Asuransi
* Sistem Pembayaran
* Selesai

* Jadwal Kapal Laut via Semarang , Jakarta & Surabaya
* Barang dengan nilai tertentu harus diasuransikan
* Data barang , STNK kendaraan & Alamat pengiriman jelas
* Barang & Kendaraan dapat di ambil di tempat asal Pengirim
* Waktu pengiriman dihitung mulai kapal berangkat
* Harga & Jadwal hub:


PENGIRIMAN TUJUAN: PONTIANAK, KETAPANG, KUMAI, SAMPIT, BANJARMASIN, BALIKPAPAN

Jadwal Kapal Dari Semarang Tujuan :
1.Pontianak 2 x Seminggu
2.Ketapang 1 x Seminggu
3.Kumai 1 x Seminggu
4.Sampit 1 x Seminggu
5.Banjarmasin 1 x 2minggu

Kami melayani Pengiriman Barang dan Kendaraan tujuan :
* KALIMANTAN BARAT
* KALIMANTAN TENGAH
* KALIMANTAN SELATAN
* KALIMANTAN TIMUR
Harga: Kompetitif